Cara Menanam Bunga Bangkai dan 2 Jenisnya

Terkenal sebagai salah satu jenis tanaman langka, ternyata bunga bangkai memiliki beberapa jenis yang sering tidak diketahui oleh banyak orang. Dengan demikian untuk anda yang berminat untuk mencari tahu beberapa informasi mengenai perbedaan, serta cara membudidayakan bunga ini ada baiknya jika mempelajarinya terlebih dahulu, agar proses budidaya bunga ini dapat berhasil dengan sempurna.

Jenis Bunga Bangkai

Amorphophallus titanium

Amorphophallus titanium

Sesuai dengan nama latin dari bunga ini, ternyata ciri ciri dari bunga ini menunjukan bahwa bunga ini termasuk salah satu bunga raksasa. Untuk anda yang belum mengetahuinya, ternyata bunga yang berasal dari Indonesia ini memiliki umbi yang bobotnya bisa mencapai hingga 117 kilogram, tentunya hal ini membuatnya menjadi semakin khas dengan nama bunga ini sebagai Amorphopallus titanium ini.

Suweg

Suweg

Menjadi salah satu dari jenis bunga bangkai yang berkerabat dekat dengan amorphophallus titanium, membuat bunga bangkai yang satu ini juga banyak diminati. Sebagai informasi untuk anda ternyata bunga ini hidup di beberapa kawasan asia tenggara, yang memang terkenal sebagai daerah tropis yang menjadi asal usul dari bunga yang satu ini, tidak jarang juga beberpa penjual akan mematok harga tinggi.

Cara Menanam Bunga Bangkai

Untuk beberapa orang menemukan bunga ini memang cukup sulit, terutama untuk mencari bibit yang pas agar dapat dibudidayakan. Beberapa hutan di Indonesia memang memiliki banyak tempat yang ditumbuhi tanaman ini, tak jarang juga jika umbi dari tanaman ini memiliki manfaat khusus bagi kesehatan manusia, maka dari itulah bunga ini juga memiliki sejarah yang melekat bagi masyarakat di Indonesia.

Tanaman suweg tumbuh di lahan yang cocok dengan tuntutan tanah yang gembur di bawah  tegakan pohon dan bisa  hidup  dibawah  800  mdpl dengan  curah  hujan  yang cukup dengan tuntutan agroklimatnya.

  • Pembudidayaan bunga bangkai memang belum banyak ditemukan, tentunya ada beberapa alternatif untuk anda yang ingin membudidayakan tanaman ini.
  • Cobalah untuk menemukan bibit bunga bangkai terlebih dahulu sebelum memastikan proses budidaya.
  • Tanaman ini akan hidup pada beberapa lokasi yang memiliki tanah cukup gembur.
  • Carilah tempat yang memiliki beberapa tegakan pohon untuk ditumbuhi tanaman ini.
  • Tanaman dapat selalu hidup dibawah 800 mdpl.
  • Tidak perlu untuk rajin menyirami tanaman ini, karena akan bergantung pada curah hujan atau klimat di daerah yang ditumbuhinya.

Perbedaan Bunga Raflesia dan Bunga Bangkai

Beberapa orang memang masih banyak yang dibingungkan dengan perbedaan kedua tumbuhan ini, pasalnya keduanya memiliki ciri yang hampir sama dengan menimbulkan bau yang busuk juga pada bentuknya di beberapa foto. Untuk anda yang saat ini sedang mencari perbedaan antara bunga bangkai dengan bunga raflesia, maka ada beberaa ciri tersendiri yang dapat anda bedakan dengan mudah.

Salah satu ciri utamanya adalah dengan proses pertumbuhannya yang berbeda, terlihat jelas terutama ketika kedua tanaman ini sedang tumbuh subur atau pada waktunya untuk mekar. Salah satu ciri yang jelas terdapat pada bunga raflesia, yang mana bunga ini akan mekar ketika sedang tumbuh berbeda dengan bunga bangkai yang akan tumbuh dengan menjulang keatas seperti pada gambar bunga ini.

Jika dilhat dari potensinya untuk tumbuh di beberapa lokasi, sebagai salah satu proses pembudidayaan bunga bangkai ini, maka ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Tentunya kesuburan tanah pada beberapa lokasi memang menentukan sukses atau tidaknya proses budidaya ini, juga minimnya pengetahuan untuk budidaya tanaman ini masih menentukan keberhasilan anda untuk menanamnya.

2

Leave a Reply