9+ Jenis Tanaman Hidroponik Sederhana & Mudah Dicoba

Jenis budidaya hidroponik sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Pengertian hidroponik adalah salah satu jenis budidaya tanpa menggunakan tanah sebagai media, namun lebih mengutamakan air yang dicampur dengan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Macam-macam jenis tanaman hidroponik yang dibudidayakan di Indonesia, diantaranya cabe, kangkung, sawi, tomat, selada, bayam, terong, dan lain-lain.

Jenis budidaya hidroponik memiliki perawatan yang lebih sederhana. Budidaya hidroponik membuat Anda lebih mudah menangani hama yang biasa muncul pada tanaman. Cara membuat tanaman ini juga tidak sulit, yaitu hanya dari botol bekas dan dengan paralon.  Anda juga dapat melakukan bisnis buah atau sayuran dengan menggunakan budidaya hidroponik untuk meningkatkan keuangan Anda.

Macam-macam Jenis Tanaman Hidroponik:

Tanaman Hidroponik Cabe

Hidroponik Cabe

Cabe merupakan contoh tanaman yang dapat dibudidayakan dengan menggunakan metode hidroponik. Cara menanam cabe hidroponik juga tidak terbilang sulit, yang terpenting adalah Anda menggunakan bibit cabe dengan kualitas baik. Agar cabe hidroponik Anda tumbuh dengan subur, Anda juga harus memastikan cabe hidroponik Anda mendapatkan pupuk dan nutrisi dengan sempurna.

Cabe memang telah menjadi tumbuhan hidroponik yang paling familiar di Indonesia. Hal itu dikarenakan cabe memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, terutama berkaitan dengan bumbu masakan sambal di rumah. Cara bertanam cabe hidroponik adalah dengan memasukkan bibit cabe ke dalam botol beserta medianya.

Cabe hidroponik memiliki banyak manfaat, selain dapat digunakan sebagai tanaman hias, cabe hidroponik juga dapat dibudidayakan untuk dijual sebagai usaha rumahan.

Tanaman Hidroponik Kangkung

Hidroponik Kangkung

Kangkung merupakan salah satu sayuran yang cukup familiar dan paling sering digunakan untuk dimasak di rumah. Selain dikonsumsi di rumah, kangkung juga dapat dibudidayakan dan kemudian di jual. Salah satu cara membudidayakan kangkung adalah dengan melakukan budidaya hidroponik. Hal tersebut dikarenakan dengan budidaya hidroponik, kangkung juga dapat sekaligus digunakan sebagai tanaman hias.

Kangkung memiliki masa tanam yang cukup singkat, yaitu hanya dalam rentang waktu 4 hingga 6 minggu. Hal tersebut membuat kangkung dapat mudah dibudidayakan dengan cara hidroponik. Budidaya hidroponik juga membuat tanaman kangkung menjadi lebih rapi dan lebih enak dilihat. Selain itu, kangkung hidroponik juga tidak memiliki perawatan yang cukup rumit.

Tanaman Hidroponik Sawi

Hidroponik Sawi

Sawi merupakan salah satu sayuran yang sering dikonsumsi dan biasa dicampurkan bersama bakso atau mie ayam. Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis sawi, yaitu sawi hijau dan sawi putih. Sawi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya adalah untuk menyehatkan tulang, mencegah serangan penyakit kanker, menyembuhkan penderita diabetes, dan masih banyak lagi.

Untuk mendapatkan jenis sawi yang berkualitas, Anda dapat membudidayakannya dengan menggunakan metode hodroponik. Ciri-ciri sawi yang ditanam secara hidroponik adalah sawi menjadi lebih segar, gurih, dan nikmat. Selain itu, membudidayakan sawi secara hidroponik juga lebih menghemat tempat, karena tidak membutuhkan lahan yang luas, seperti ketika menanamnya di tanah seperti biasanya.

Tanaman Hidroponik Tomat

Hidroponik Tomat

Buah tomat biasanya sering digunakan ke dalam campuran sambal, karena membuat cita rasa sambal menjadi lebih nikmat. Maka tak heran, apabila tomat sering dijadikan hal yang wajib untuk campuran sambal dan selalu ada di dapur. Selain campuran sambal, tomat juga biasanya digunakan untuk campuran masakan, seperti tumis. Tomat juga sangat lezat dijadikan minuman jus ataupun dimakan secara langsung.

Salah satu cara untuk membudidayakan tomat adalah dengan menggunakan metode hidroponik. Metode tersebut dirasa lebih tepat, karena membuat tomat terlihat lebih rapi dan menawan. Bahkan, tomat hidroponik dapat dijadikan sebagai tanaman hias di rumah Anda. Apabila ingin mendapatkan banyak keuntungan, Anda dapat membudidayakan buah tomat menjadi lebih banyak dan kemudian menjualnya.

Tanaman Hidroponik Selada

Hidroponik Selada

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang di Indonesia. meskipun tidak terlalu familiar, namun selada sering dicari untuk dimasak sebagai sayuran. Salah satu cara membudidayakan selada adalah dengan menggunakan teknologi hidroponik. Selain menghasilkan hasil selada yang lebih baik, selada hidroponik juga bisa digunakan sebagai tanaman hias di rumah Anda.

Tanaman Hidroponik Bayam

Hidroponik Bayem

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang paling populer dan paling sering digunakan di Indonesia. Bayam memiliki mengandung zat besi dan vitamin yang sangat baik untuk tubuh. Bayam juga dapat mengatasi masalah anemia pada manusia. Maka tak heran, apabila masyarakat Indonesia banyak mengkonsumsi bayam dalam keseharian mereka.

Tingkat konsumsi masyarakat akan bayam yang sangat tinggi, membuat bayam memiliki banyak peluang apabila Anda ingin menggunakannya sebagai bisnis. Anda bisa menjual bayam segar tanpa mengolahnya, ataupun dengan mengolahnya menjadi makanan. Salah satu jenis olahan bayam yang cukup diminati adalah keripik bayam.

Agar lebih hemat, Anda harus membudidayakan bayam untuk digunakan sebagai bisnis. Salah satu cara membudidayakannya adalah dengan menjadikannya tanaman hidroponik. Hampir sama seperti kangkung, bayam memiliki masa tanam yang cukup singkat. Hal itu menyebabkan bayam sangat cocok dikembangkan secara hidroponik untuk menghasilkan hasil yang lebih baik.

Tanaman Hidroponik Bawang Merah

Hidroponik Bayem Merah

Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang sangat familiar di Indonesia. Bahkan, bumbu dapur telah menjadi bumbu yang wajib dimiliki dan harus selalu ada di dapur. Masyarakat Indonesia juga telah beranggapan bahwa makanan tanpa terdapat bawang merah sebagai bumbunya terasa kurang nikmat.

Harga bawang merah terkadang melonjak naik pada waktu-waktu tertentu. Hal tersebut membuat pengeluaran rumah tangga menjadi membengkak. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menanam bawang merah sendiri, sehingga Anda tidak perlu membeli apabila harga bawang merah melonjak naik.

Salah satu cara menanam bawang merah adalah dengan menjadikannya tanaman hidroponik. Menanam bawang merah secara hidroponik lebih mendatangkan keuntungan daripada menanamnya dengan cara biasanya. Bawang merah hidroponik tidak memakan tempat dan dapat digunakan sebagai tanaman hias. Bahkan, Anda dapat meletakkan bawang merah hidroponik di depan rumah agar membuat taman Anda terlihat semakin cantik.

Tanaman Hidroponik Anggrek

Hidroponik Anggrek

Anggrek merupakan jenis bunga yang biasanya tumbuh di atas pohon lain. Bunga anggrek sangat bagus digunakan sebagai hiasan rumah, karena bentuknya yang cantik. Bentuknya yang cantik tersebut membuat banyak orang yang berbisnis bunga anggrek, salah satunya adalah dengan menjadikannya hiasan di tembok di dekat gambar atau lukisan Anda.

Apabila Anda ingin menggunakan anggrek sebagai hiasan di depan rumah, Anda dapat menjadikannya tanaman hidroponik. Anggrek hidroponik dapat diletakkan di depan rumah untuk menambah keindahan taman di depan rumah Anda. Cara menanam anggrek secara hidroponik tidak sulit. Perawatannya pun tidak sulit, Anda hanya perlu memberi nutrisi cukup anggrek hidroponik Anda.

Tanaman Hidroponik Terong

Hidroponik Terong

Terong terdengar tidak asing dan cukup familiar di masyarakat. Hal tersebut dikarenakan terong sangat mudah ditemukan di Indonesia dan sering dimasak sebagai sayuran, diantaranya adalah terong balado dan terong crispy. Apabila Anda ingin menanam terong, agar tidak perlu membeli ketika Anda membutuhkannya, Anda dapat menanamnya secara hidroponik. Terong hidroponik memiliki hasil yang lebih unggul dibandingkan terong yang ditanam seperti biasanya.

Leave a Comment